Kamis, 06 Desember 2012

Perencanaan Pembelajaran


Konsep Perencanaan Pembelajaran

Pengertian
Perencanaan pembelajaran merupakan tahap-tahap yang akan dilakukan untuk mem­­peroleh suatu tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Terry (1993:17) Perencanaan me­ru­pakan proses menetapkan pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh kelompok untuk men­­ca­pai tujuan yang digariskan. Pembelajaran adalah suatu cara mempersiapkan penga­laman belajar bagi peserta didik.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa didalam perencanaan pembelajaran, yang ter­penting dari proses adalah tujuan pembelajaran yang berorientasi pada individu yang pe­lak­sanaannya dilakukan secara kelompok dan mengatur agar pem­belajaran tersebut da­pat ber­­arti  bagi peserta didik yaitu menjadikan sebuah pengalaman dan pemahaman dari apa yang diajarkan.
Dalam konteks pengajaran kegiatan perencanaan meliputi penyusunan materi pem­be­lajaran, penggunaan metode pembelajaran, media pembelajaran, pendekatan dan peni­la­ian dalam satu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk menca­pai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Konsep Perencanaan Pembelajaran
Pengadaan perencanaan dapat dilihat dari beberapa sudut pandang, yaitu:
  • Sebagai teknologi : Pengembangannya pada tingkah laku kognitif.
  • Sebagai sistem : Sumber-sumber dan prosedur untuk menggerakan pembelajaran.
  • Sebagai disiplin : Hasil penelitian dan teori tentang strategi pembelajaran.
  • Sebagai sains (science) : Mengkreasi  spesifikasi dari pengembangan, implementasi, e­va­luasi dan pemeliharaan akan situasi maupun fasilitas pembelajaran.
  • Sebagai proses : Analisis kebutuhan dari proses belajar dan alur yg sistematik untuk men­capai tujuan belajar.
  • Sebagai realitas : Pembelajaran yang sesuai dengan tututan (sesuai sains dan dilaksa­na­kan secara sistematis) .


Dimensi Perencanaan
Berkaitan dengan cakupan dan karakteristik didalam perencanaan pembelajaran me­­­mungkinkan diadakannya perencanaan yang komprehensif yang efisien, yakni:
  • Signifikan : Ditentukan didalam metode, media, strategi, dan variabel (sesuatu yang mempengaruhi) .
  • Feasibilitas : Pertimbangan realistik yang berkaitan dan biaya dari perencanaan pem­­belajaran itu sendiri.
  • Relevansi : Hampir sama dengan dimensi signifikan tetapi lebih mengacu pada tu­ju­an pembelajaran yang telah ditentukan.
  • Kepastian : Dapat meminimalisir kejadian-kejadian yang tak terduga.
  • Ketelitian : Pengaruh yang terjadi dari tiap-tiap komponen pembelajaran.
  • Adaptabilitas : Perencanaan pembelajaran yang fleksibel untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Waktu : Satu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk men­capai tujuan yang telah ditentukan.
  • Monitoring : Mengacu pada evaluasi dan control pembelajaran.
  • Isi perencanaan : Mengacu pada tujuan dan program pembelajaran yang diingin­kan

Manfaat perencanaan pembelajaran
Setelah memahami konsep dan dimensi-dimensi pembelajaran, maka dapat diperoleh beberapa manfaat perencanaan pembelajaran yaitu:
  • Perencanaan pembelajaran sebagai penunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan pem­belajaran yang telah ditentukan.
  • Perencanaan pembelajaran sebagai pola dasar dalam mengatur tugass dan wewe­nang dalam proses pembelajaran.
  • Perencanaan pembelajaran sebagai acuan alokasi waktu yang akan dilaksanakan da­lam proses pembelajaran.
  • Perencanaan pembelajaran sebagai acuan pertimbangan realistik yang berkaitan dan biaya dari perencanaan pembelajaran.
  • Perencanaan pembelajaran sebagai  penentuan metode, media, strategi, dan varia­bel (sesuatu yang mempengaruhi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar