Konsep Perencanaan Pembelajaran
Pengertian
Perencanaan pembelajaran merupakan tahap-tahap
yang akan dilakukan untuk memperoleh suatu tujuan dari pembelajaran itu
sendiri. Terry (1993:17) Perencanaan merupakan proses menetapkan pekerjaan
yang harus dilaksanakan oleh kelompok untuk mencapai tujuan yang digariskan.
Pembelajaran adalah suatu cara mempersiapkan pengalaman belajar bagi peserta
didik.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa didalam
perencanaan pembelajaran, yang terpenting dari proses adalah tujuan
pembelajaran yang berorientasi pada individu yang pelaksanaannya dilakukan
secara kelompok dan mengatur agar pembelajaran tersebut dapat berarti bagi peserta didik yaitu menjadikan sebuah
pengalaman dan pemahaman dari apa yang diajarkan.
Dalam konteks pengajaran kegiatan
perencanaan meliputi penyusunan materi pembelajaran, penggunaan metode
pembelajaran, media pembelajaran, pendekatan dan penilaian dalam satu alokasi
waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang
telah ditentukan sebelumnya.
Konsep Perencanaan Pembelajaran
Pengadaan perencanaan dapat dilihat dari
beberapa sudut pandang, yaitu:
- Sebagai teknologi : Pengembangannya pada tingkah laku kognitif.
- Sebagai sistem : Sumber-sumber dan prosedur untuk menggerakan pembelajaran.
- Sebagai disiplin : Hasil penelitian dan teori tentang strategi pembelajaran.
- Sebagai sains (science) : Mengkreasi spesifikasi dari pengembangan, implementasi, evaluasi dan pemeliharaan akan situasi maupun fasilitas pembelajaran.
- Sebagai proses : Analisis kebutuhan dari proses belajar dan alur yg sistematik untuk mencapai tujuan belajar.
- Sebagai realitas : Pembelajaran yang sesuai dengan tututan (sesuai sains dan dilaksanakan secara sistematis) .
Dimensi
Perencanaan
Berkaitan dengan cakupan dan
karakteristik didalam perencanaan pembelajaran memungkinkan diadakannya
perencanaan yang komprehensif yang efisien, yakni:
- Signifikan : Ditentukan didalam metode, media, strategi, dan variabel (sesuatu yang mempengaruhi) .
- Feasibilitas : Pertimbangan realistik yang berkaitan dan biaya dari perencanaan pembelajaran itu sendiri.
- Relevansi : Hampir sama dengan dimensi signifikan tetapi lebih mengacu pada tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
- Kepastian : Dapat meminimalisir kejadian-kejadian yang tak terduga.
- Ketelitian : Pengaruh yang terjadi dari tiap-tiap komponen pembelajaran.
- Adaptabilitas : Perencanaan pembelajaran yang fleksibel untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
- Waktu : Satu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
- Monitoring : Mengacu pada evaluasi dan control pembelajaran.
- Isi perencanaan : Mengacu pada tujuan dan program pembelajaran yang diinginkan
Manfaat perencanaan pembelajaran
Setelah memahami konsep dan
dimensi-dimensi pembelajaran, maka dapat diperoleh beberapa manfaat perencanaan
pembelajaran yaitu:
- Perencanaan pembelajaran sebagai penunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
- Perencanaan pembelajaran sebagai pola dasar dalam mengatur tugass dan wewenang dalam proses pembelajaran.
- Perencanaan pembelajaran sebagai acuan alokasi waktu yang akan dilaksanakan dalam proses pembelajaran.
- Perencanaan pembelajaran sebagai acuan pertimbangan realistik yang berkaitan dan biaya dari perencanaan pembelajaran.
- Perencanaan pembelajaran sebagai penentuan metode, media, strategi, dan variabel (sesuatu yang mempengaruhi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar