OSILATOR COLPITTS
Osilator Colpitts
sangat mirip dengan osilator Shunt-fed Hartley. Perbedaan yang pokok
adalah pada bagian rangkaian tangkinya. Pada osilator Colpitts, digunakan dua
kapasitor sebagai pengganti kumparan yang terbagi. Balikan dikembangkan dengan
menggunakan “medan elektrostatik” melalui jaringan pembagi kapasitor. Frekuensi
ditentukan oleh dua kapasitor terhubung seri dan induktor.
Gambar diatas
memperlihatkan rangkaian osilator Colpitts. Tegangan panjar untuk basis
diberikan oleh R 1 dan R 2
sedangkan untuk emiitor diberikan oleh R 4 .
Kolektor diberi panjar mundur dengan menghubungkan ke bagian positif dari V CC melalui R 3 . Resistor ini juga
berfungsi sebagai beban kolektor. Transistor dihubungkan dengan konfigurasi
emitor-bersama.
Ketika daya DC
diberikan pada rangkaian, arus mengalir dari bagian negatif V CC melalui R 4 , Q 1 dan
R 3 . Arus I C yang mengalir
melalui R 3 menyebabkan penurunan tegangan V C dengan
harga positif. Tegangan yang berubah ke arah negatif ini dikenakan ke bagian
atas C 1 melalui C 3 . Bagian bawah C 2 bermuatan
positif dan tertambahkan ke tegangan basis dan menaikkan harga IB.
Transistor Q 1 akan semakin berkonduksi sampai pada titik jenuh.
Saat Q 1 sampai
pada titik jenuh maka tidak ada lagi kenaikan I C dan
perubahan V C juga akan terhenti. Tidak terdapat balikan ke bagian atas
C 2 . C 1
dan C 2
akan dilucuti lewat
L 1 dan selanjutnya
medan magnet di sekitarnya akan menghilang. Arus pengosongan tetap berlangsung
untuk sesaat. Keping C 2bagian bawah menjadi bermuatan negatif dan keping C 1bagian
atas bermuatan positif. Ini akan mengurangi tegangan maju Q 1 dan
I C akan menurun. Harga V C akan
mulai naik. Kenaikan ini akan diupankan kembali ke bagian atas keping C 1melalui
C 3 . C 1 akan bermuatan lebih positif dan bagian bawah 2 C menjadi lebih negatif. Proses ini terus berlanjut sampai Q 1 sampai
pada titik cutoff.
Saat Q 1 sampai
pada titik cutoff, tidak ada arus I C.
Tidak ada tegangan balikan ke C 1 . Gabungan muatan
yang terkumpul pada C 1dan C 2
dilucuti melalui L 1 .
Arus pelucutan mengalir dari bagian bawah C 2 ke
bagian atas C 1 . Muatan negatif pada C 2 secepatnya akan habis dan medan magnet di sekitar L 1akan
menghilang. Arus yang mengalir masih terus berlanjut. Keping C 2 bagian
bawah menjadi bermuatan positif dan keping C 1bagian
atas bermuatan negatif. Tegangan positif pada C 2 menarik Q 1 dari
daerah daerah cutoff . Selanjutnya I C akan
mulai mengalir lagi dan proses dimulai lagi dari titik ini. Energi balikan
ditambahkan ke rangkaian tangki sesaat pada setiap adanya perubahan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar